FEB UM Parepare Perluas Program Gerakan Satu Masjid Satu Sarjana, Majene Jadi Daerah Sasaran
Gerakan Satu Masjid Satu Sarjana (GSMS) menjadi salah satu inovasi dan langkah nyata FEB UM Parepare dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis kolaborasi dan gotong royong, dengan melibatkan masjid sebagai penggerak lahirnya generasi sarjana.
Majene – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare (FEB UM Parepare) terus memperluas jangkauan Program Gerakan Satu Masjid Satu Sarjana (GSMS) sebagai upaya membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu. Kali ini, program tersebut disosialisasikan di Masjid Nurul Irfan, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Minggu (2/8).

Sosialisasi GSMS di Masjid Nurul Irfan Majene, Minggu (2/8) / Dok. FEB UM Parepare
Dekan FEB UM Parepare, Irwan Idrus, mengatakan bahwa GSMS merupakan program pemberdayaan yang mengajak masjid mengambil peran lebih besar dalam mencetak sumber daya manusia yang berpendidikan.
"Melalui GSMS, kami ingin menghadirkan kolaborasi antara kampus dan masjid agar lebih banyak anak muda memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi," ujarnya.
Ia menjelaskan, program ini menggunakan skema gotong royong dengan melibatkan jamaah sebagai orang tua asuh yang membantu pembiayaan pendidikan mahasiswa. Model tersebut diharapkan menjadi solusi bagi lulusan SMA atau SMK yang memiliki potensi akademik, tetapi terkendala kemampuan ekonomi.
Sosialisasi di Majene mendapat respons positif dari pengurus Masjid Nurul Irfan. Bahkan, mereka langsung mengusulkan seorang lulusan SMK jurusan Manajemen Pemasaran bernama Rifki sebagai calon penerima manfaat pertama dari masjid tersebut.
Selain menyatakan kesiapan menggalang dukungan dari jamaah, pengurus masjid juga mengusulkan adanya skema keringanan biaya pendidikan bagi peserta GSMS. Menurut Irwan, masukan tersebut akan menjadi perhatian kampus untuk dikaji lebih lanjut.
"Kami mengapresiasi antusiasme pengurus masjid. Dukungan seperti ini menjadi modal penting agar program GSMS dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah," katanya.
Melalui perluasan program ini, FEB UM Parepare berharap semakin banyak masjid dapat berkolaborasi dalam menciptakan kesempatan pendidikan tinggi bagi generasi muda, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.