Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Gelar Sosialisasi Lomba Sekolah Ramah Anak Jenjang PAUD, SD, dan SMP Tahun 2026
Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar menggelar Sosialisasi Lomba Sekolah Ramah Anak Tahun 2026 jenjang PAUD, SD, dan SMP. Kegiatan ini diikuti 600 pendidik dalam dua sesi untuk memaksimalkan pemahaman indikator peniliaian. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas kekerasan melalui komitmen bersama seluruh pihak pendidikan.
MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Seksi Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Anak (PHPPA) Dinas Sosial P3AP2KB menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Lomba Sekolah Ramah Anak (SRA) Jenjang PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Banjar Tahun 2026 pada Sabtu, (12/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar ini diikuti oleh sebanyak 600 orang peserta yang terdiri dari kepala sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Banjar. Untuk memastikan efektivitas penyampaian materi, pelaksanaan sosialisasi dibagi ke dalam dua sesi, yaitu sesi pagi yang dihadiri 300 peserta dan sesi siang yang diikuti 300 peserta sisanya.

Dokumentasi Panitia
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Dr. Hj. Erny Wahdini, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa perlombaan ini bukan sekadar ajang kompetisi tahunan, melainkan komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
"Lomba Sekolah Ramah Anak ini kita laksanakan bukan sekadar untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan sebagai pelecut semangat dan standar bersama bagi seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Banjar. Kita ingin memastikan seluruh anak di jenjang PAUD, SD, hingga SMP dapat belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, bebas dari kekerasan, serta mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal," ujar Erny Wahdini.

Dokumentasi Panitia
Sementara itu, perwakilan penyelenggara kegiatan dari Seksi PHPPA Bidang PPPA, Dr. Dyah Febria Wardhani, S.Pd., M.Pd., menjelaskan teknis dan tujuan utama pengorganisasian acara yang melibatkan ratusan pendidik ini.
"Pelaksanaan sosialisasi ini kami bagi menjadi dua sesi, yakni 300 peserta pada sesi pagi dan 300 peserta pada sesi siang, agar diskusi serta pemahaman indikator Sekolah Ramah Anak dapat tersampaikan secara maksimal. Kami berharap seluruh peserta yang hadir dapat segera mengimplementasikan pemenuhan hak-hak anak ini di sekolah masing-masing," terang Dyah Febria Wardhani.

Dokumentasi Panitia
Hadir sebagai narasumber utama, Andrian Anwari, S.Sos., M.AP dari Dinas PPPAKB Provinsi Kalimantan Selatan, memaparkan berbagai kriteria, indikator penilaian, serta langkah strategis dalam membangun ekosistem Sekolah Ramah Anak yang berkelanjutan.
"Penerapan Sekolah Ramah Anak membutuhkan komitmen kolektif, mulai dari kebijakan sekolah, sarana prasarana yang aman, hingga partisipasi aktif dari pendidik, orang tua, dan murid itu sendiri. Melalui lomba ini, kita memetakan serta mendorong setiap sekolah untuk memenuhi indikator dasar perlindungan anak di lingkungan pendidikan," jelas Andrian Anwari

Dokumentasi Panitia
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta sosialisasi. Kepala Sekolah SDN Jawa 5, Anita Prihatin, S.Pd., menyambut positif inisiatif penyelenggaraan kegiatan sosialisasi ini.
"Sosialisasi ini memberikan panduan yang sangat jelas bagi kami para kepala sekolah dan tenaga pendidik. Kami di SDN Jawa 5 siap untuk membenahi dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademis, tetapi juga mengedepankan pemenuhan hak dan rasa aman bagi seluruh anak didik kami," ungkap Anita Prihatin.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap seluruh sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Banjar semakin siap berpartisipasi aktif dalam Lomba SRA Tahun 2026 sekaligus mewujudkan Kabupaten Banjar sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).
Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak selalu mencerminkan
pandangan redaksi SerambiPikir.
Baca selengkapnya