Tahun Kedua Program Desa Binaan, Tim DPPM Tanam Pakan dan Salurkan Koloni Lebah di Desa Pucak
Salah satu agenda utama kegiatan adalah penanaman tanaman pakan lebah. Penanaman ini dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan sumber nektar dan polen di sekitar lokasi pemeliharaan koloni. Ketersediaan pakan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan koloni, menjaga kesehatan lebah, dan meningkatkan produktivitas hasil perlebahan.

Dokumentasi Pribadi
PUCAK – Tim pelaksana Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek Skema Pemberdayaan Desa Binaan melaksanakan kegiatan penanaman tanaman pakan dan penyaluran koloni lebah kepada Mitra Pucak Jaya di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros pada Rabu, 15 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Program Pemberdayaan Desa Binaan tahun kedua. Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan budidaya lebah secara produktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Kegiatan dipimpin oleh Ketua Tim Pelaksana, Prof. Dr. Andi Masniawati, M.Si., dan dihadiri oleh anggota mitra, Kepala Desa Pucak beserta staf pemerintah desa, tim pelaksana, serta pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu agenda utama kegiatan adalah penanaman tanaman pakan lebah. Penanaman ini dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan sumber nektar dan polen di sekitar lokasi pemeliharaan koloni. Ketersediaan pakan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan koloni, menjaga kesehatan lebah, dan meningkatkan produktivitas hasil perlebahan.
Selain penanaman pakan, tim pelaksana juga menyalurkan kotak koloni lebah kepada 20 anggota Mitra Pucak Jaya. Pada penyaluran tahap pertama yang dilaksanakan pada 15 Juli 2026, setiap anggota mitra memperoleh satu kotak koloni lebah. Dengan demikian, sebanyak 20 kotak koloni disalurkan kepada anggota mitra pada tahap pertama.

Dokumentasi Pribadi
Penyaluran koloni akan dilanjutkan pada tahap kedua yang direncanakan berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Pada tahap tersebut, masing-masing anggota mitra kembali akan memperoleh satu kotak koloni lebah. Secara keseluruhan, setiap anggota akan menerima dua kotak koloni, sehingga total koloni yang disalurkan dalam dua tahap berjumlah 40 kotak.
Penyaluran secara bertahap dilakukan agar anggota mitra memiliki waktu untuk mempersiapkan lokasi pemeliharaan, mempelajari teknik perawatan, serta menyesuaikan pengelolaan koloni dengan kondisi lingkungan di Desa Pucak. Pendekatan ini juga memungkinkan tim pelaksana melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap perkembangan koloni yang telah disalurkan pada tahap pertama.
Kehadiran Kepala Desa Pucak dan staf pemerintah desa menunjukkan dukungan pemerintah desa terhadap pelaksanaan program. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan kelompok mitra menjadi unsur penting dalam memastikan agar program tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi berkembang menjadi usaha masyarakat yang dikelola secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, anggota Mitra Pucak Jaya diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemeliharaan koloni, pengelolaan tanaman pakan, serta pengembangan produk hasil perlebahan. Budidaya lebah juga diharapkan dapat menjadi alternatif sumber pendapatan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan keberadaan serangga penyerbuk di Desa Pucak.
Pelaksanaan program pada tahun kedua akan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan, pemantauan koloni, serta penguatan kemampuan anggota mitra dalam mengelola usaha perlebahan. Dengan dukungan berbagai pihak, Program Pemberdayaan Desa Binaan ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis bagi masyarakat Desa Pucak.
Artikel ini merupakan karya penulis yang telah melalui proses penyuntingan redaksional. Pandangan, pendapat, data, dan interpretasi yang disampaikan menjadi tanggung jawab penulis serta tidak selalu mencerminkan sikap atau pandangan Redaksi SerambiPikir. Baca selengkapnya