Kegiatan ini memperkenalkan pemanfaatan propolis sebagai produk bernilai tambah sekaligus memperkuat keterampilan masyarakat. Program tahun kedua selanjutnya diarahkan pada pengelolaan koloni, tanaman pakan, branding, kelembagaan, usaha kolektif, serta monitoring untuk mendukung ekonomi lokal secara berkelanjutan