Pernahkah kita merenung, mengapa di tengah meningkatnya literasi dan melimpahnya informasi, justru individu seakan mengalami kebingungan atas diri sendiri? Tulisan ini berisi sebuah keresahan. Melampaui mengingat banyaknya informasi, membaca pada hakikatnya adalah proses memahami diri sendiri selama seumur hidup.
Notifikasi yang terus berdatangan membuat otak sulit fokus. Melalui temuan ilmiah, artikel ini mengulas mengapa konsentrasi mudah terpecah dan bagaimana membangun kebiasaan yang lebih produktif di era digital.