Di balik riuh final Piala Dunia, ada emosi publik yang dikemas jadi komoditas global. Ketika sorotan dunia tertuju pada layar kaca, isu domestik seperti badai PHK rentan terpinggirkan dari ruang diskursus. Redaksi SerambiPikir mengajak kita menguliti ilusi nasionalisme pinjaman ini.
"Kebesaran sebuah bangsa tidak ditentukan oleh seberapa sering ia menyebut dirinya besar, melainkan oleh seberapa sering dunia menyaksikan kebesarannya."