Kewarasan kita di dunia yang gila ini tidak diselamatkan oleh ribuan pengikut di media sosial, melainkan oleh tiga atau empat orang teman "berandal" di grup close friend. Tulisan ini merupakan bagian dari seri artikel sosiologis bertajuk "Anatomi Grup WhatsApp" yang membedah realitas sosio-kultural di dalam ruang obrolan digital kita sehari-hari.