Esai ini menganalisis program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat dari kacamata ekonomi-politik. Melalui teori reproduksi sosial dan aparatus ideologis negara, tulisan ini mengkritik kebijakan populis tersebut bukan sekadar filantropi negara, melainkan instrumen struktural untuk merawat stamina biologis serta kedisiplinan calon tenaga kerja demi keberlangsungan industri.