Memang ada baiknya kita coba menepi sejenak dari kesibukan rutinitas hidup untuk merenung: untuk apa kita hidup dalam dunia ini? Mengapa keseharian hidup kita harus bermakna? Jika kita bisa menjawab pertanyaan ini. Kita sudah maju 2 langkah mengapa kita harus dan bertahan hidup dalam dunia.
Pernahkah kita merenung, mengapa di tengah meningkatnya literasi dan melimpahnya informasi, justru individu seakan mengalami kebingungan atas diri sendiri? Tulisan ini berisi sebuah keresahan. Melampaui mengingat banyaknya informasi, membaca pada hakikatnya adalah proses memahami diri sendiri selama seumur hidup.