Dari Alun-Alun Kota Malang, BEM Malang Raya menggelar “Doa untuk Ibu Pertiwi”. Mimbar bebas, teatrikal, open donasi untuk NTT, hingga pernyataan sikap menjadi satu rangkaian untuk menyuarakan kegelisahan atas korupsi, pelaksanaan MBG, kebebasan demokrasi, dan krisis ekologis. Mereka mendesak pemerintah mengambil langkah nyata menghadapi berbagai persoalan bangsa.
Setiap perantau memiliki ceritanya sendiri. Melalui pengalaman pribadi, tulisan ini mengisahkan bagaimana tradisi massompe' mengajarkan bahwa merantau bukan sekadar meninggalkan kampung halaman, tetapi juga belajar mencintai tempat-tempat baru tanpa melupakan akar budaya.