Lindungi Anak dari Kekerasan, Dinsos P3AP2KB Banjar dan Pemprov Kalsel Perkuat Kader PATBM
Serial Suits mengajarkan tentang kompetensi, gelar, dan legitimasi profesi
Bagi kebanyakan orang, cerita tentang lebah biasanya berakhir pada madu. Kita membuka botol, menuangkannya ke sendok, lalu menikmati rasa manisnya. Jarang terlintas bahwa di balik satu sendok madu tersimpan perjalanan ribuan bunga, hutan yang luas, perubahan musim, dan kerja manusia yang mempertaruhkan keselamatan. Madu hanyalah bagian yang terlihat. Cerita sesungguhnya jauh lebih besar.
Mengapa SerambiPikir menghadirkan Mode Puisi? Mengapa puisi diperlakukan berbeda dengan artikel? Mengapa SerambiPikir membuka ruang bagi karya sastra? Dan bagaimana cara menyiapkan naskah puisi agar tampil sebagaimana mestinya? Temukan jawabannya melalui cerita di balik lahirnya Mode Puisi.
Puisi 'Serenada Butir Debu' merupakan puisi tentang gambaran kehidupan manusia yang tidak akan pernah bisa berhenti berputar. Kehidupan manusia yang terus berjalan. Kehidupan yang akan selalu ada kata perpisahan di setiap pertemuan manis. Kehidupan yang akan selalu ada mimpi, luka, dan harapan manis. Manusia yang terus belajar dari kehidupan.
Sebelum mengirimkan naskah, luangkan waktu sejenak untuk membaca panduan ini. Kami menjelaskan mengapa SerambiPikir hadir, semangat yang diusung, bagaimana SerambiPikir menjaga kualitas, integritas, dan proses editorial, sekaligus berbagi tips agar tulisan Anda, para Sahabat SerambiPikir, lebih mudah dipahami, menarik, dan siap diterbitkan.
Trophy Wife adalah salah satu warisan budaya patriarki yang masih sangat mengental di Indonesia bahkan di dunia. Seorang istri yang seharusnya digambarkan sebagai pasangan hidup berubah makna menjadi simbol kesuksesan seorang laki-laki. Konotasinya cenderung negatif karena perempuan digambarkan sebagai aksesori pelengkap citra di mata masyarakat.
Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar menggelar Sosialisasi Lomba Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) 2026 untuk mencegah kekerasan anak. Kepala Dinsos Banjar menyebut acara ini pemicu semangat kader, Kasi PHPPA menekankan pemahaman kriteria penilaian, dan Kasi Perlindungan Khusus Anak Kalsel mengapresiasi PATBM sebagai ujung tombak perlindungan anak.
Tulisan ini mengulas perjalanan istilah Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Pendidikan Nonformal (PNF), hingga Pendidikan Masyarakat (Penmas) di perguruan tinggi Indonesia. Perubahan tersebut tidak sekadar soal nomenklatur, tetapi mencerminkan pergeseran cara pandang tentang pendidikan, masyarakat sebagai subjek belajar, dan orientasi pemberdayaan sepanjang hayat.
Beasiswa bukan sekadar bantuan, melainkan investasi negara mencetak generasi berdampak. Berbagi insight pada Kuliah Umum KIP-K FT UNM, Tulisan ini mengajak mahasiswa mengubah kesempatan menjadi kontribusi nyata. Jangan hanya menjadi penerima kesempatan, jadilah penerus manfaat.
Penamaan Lapangan Camming bukan sekadar soal nama, tetapi juga soal sejarah, ingatan, dan penghormatan terhadap tokoh masa lalu. Polemik yang muncul seharusnya dijawab dengan penelusuran bukti, bukan hanya klaim garis keturunan. Siapa yang benar-benar berjasa bagi Libureng dan Camming? Sejarah perlu menjawabnya dengan adil.
Apa yang muncul di layar belum tentu merefleksikan realitas secara utuh. Perumpamaan Gua Plato mengajak mempertanyakan apa yang kita lihat, dan memeriksa informasi sebelum menerimanya sebagai kebenaran.
Kapan terakhir kali kita berani duduk diam, menikmati kebosanan, tanpa merogoh saku untuk mengambil ponsel?
Proses belajar tidak berjalan satu arah. Masyarakat membawa pengalaman dan pengetahuan lokal, sementara kampus menawarkan ilmu, metode, dan teknologi. Tulisan ini merefleksikan pentingnya pengabdian yang setara, kontekstual, dan berkelanjutan agar desa bukan sekadar objek program, melainkan mitra belajar dan bertumbuh bersama.
Penerima manfaat Dana Indonesiana Tahun 2025 melakukan konsultasi mengenai kendala pelaporan kegiatan di BPK Wilayah Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (23/9/2026). Pertemuan membahas penyesuaian RAB akibat pajak, kendala teknis migrasi sistem ke danaindonesiaraya, serta persoalan nomenklatur yang berdampak pada pelaporan Termin II. Diskusi menghasilkan solusi bertingkat dari daerah hingga pusat