Membaca MBG dan Sekolah Rakyat sebagai Aparatus Reproduksi Tenaga Kerja
ayat yang dibaca dengan api
Menyemai Kasih di Ruang Kelas: Resonansi Sekolah Aman dan Ramah Anak di SMPN 3 Gambut
Kalimantan Terbakar karena Kita Gagal Belajar
Propolis Trigona: Membuka Jalan Hilirisasi Produk Lebah dari Desa Pucak
Pilihan Editor
Apa yang Sebenarnya Kita Pelajari dari Karhutla yang Terus Berulang?
Sajian Redaksi

Catatan Redaksi SerambiPikir atas Karhutla dan Kabut Asap 2026

Redaksi SerambiPikir 21 Agustus
Menerbitkan Puisi di SerambiPikir: Panduan Penulisan dan Cerita di Balik Mode Puisi
Sajian Redaksi

Mengapa SerambiPikir menghadirkan Mode Puisi? Mengapa puisi diperlakukan berbeda dengan artikel? Mengapa SerambiPikir membuka ruang bagi karya sastra? Dan bagaimana cara menyiapkan naskah puisi agar tampil sebagaimana mestinya? Temukan jawabannya melalui cerita di balik lahirnya Mode Puisi.

Redaksi SerambiPikir 07 Agustus
Meneguhkan Praksis Pembelajaran Transformatif
Sudut Pandang

Program pembelajaran transformatif Direktorat Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (Direktorat SSPT) Kemendiktisaintek dipandang sebagai langkah penting, tetapi implementasinya perlu dikawal agar tidak berhenti pada pelatihan, melainkan menghasilkan perubahan nyata dalam praktik mengajar, cara mahasiswa belajar, serta dampak sosial perguruan tinggi

A. Hasdiansyah 04 Agustus
Terkini
Sudut Pandang

Esai ini menganalisis program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat dari kacamata ekonomi-politik. Melalui teori reproduksi sosial dan aparatus ideologis negara, tulisan ini mengkritik kebijakan populis tersebut bukan sekadar filantropi negara, melainkan instrumen struktural untuk merawat stamina biologis serta kedisiplinan calon tenaga kerja demi keberlangsungan industri.

Bagas Wisnu Syammulya 1 jam yang lalu
Sanggar Sastra

untuk paru-paru dunia

A. Hasdiansyah 2 jam yang lalu
Suara Publik

SMP Negeri 3 Gambut menggelar Sosialisasi Sekolah Aman dan Ramah Anak bersama Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar pada Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang terbagi ke dalam dua sesi bagi siswa dan guru ini bertujuan mencegah perundungan (bullying) serta mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan humanis.

Dyah Febria Wardhani 12 jam yang lalu
Sudut Pandang

Dari perspektif pendidikan masyarakat, tulisan ini mengkritik tata kelola lahan, dampak asap pada sekolah, dan lemahnya pelibatan warga dalam membangun pencegahan, kesadaran ekologis, serta perubahan sosial yang adil dan berkelanjutan bagi masyarakat lokal secara bermartabat.

A. Hasdiansyah 22 Agustus
Sudut Pandang

Kegiatan ini memperkenalkan pemanfaatan propolis sebagai produk bernilai tambah sekaligus memperkuat keterampilan masyarakat. Program tahun kedua selanjutnya diarahkan pada pengelolaan koloni, tanaman pakan, branding, kelembagaan, usaha kolektif, serta monitoring untuk mendukung ekonomi lokal secara berkelanjutan

Andi Gita Maulidyah Indraswari 21 Agustus
Sanggar Sastra

Meyvira Imanita Alyanti 21 Agustus
Selasar Budaya

Grup WhatsApp mata kuliah memang berumur pendek. Tapi, grup ini adalah saksi bisu dari jutaan kegelisahan intelektual anak muda yang sedang mencoba mencari arah masa depan mereka. Tulisan ini merupakan bagian dari seri artikel sosiologis bertajuk "Anatomi Grup WhatsApp" yang membedah realitas sosio-kultural di dalam ruang obrolan digital kita sehari-hari.

Najamuddin Khairur Rijal 20 Agustus
Suara Publik

Pembuatan peta tata guna lahan ini dilaksanakan di kawasan Mabes Kompas Archery, Kelurahan Tamangapa, dengan fokus pada penyajian informasi mengenai pemanfaatan ruang dan kondisi penggunaan lahan yang terdapat di dalam kawasan tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja individu KKN yang berkaitan dengan bidang pemetaan dan penyajian informasi spasial

FURQAN MURZAB ABBAS 19 Agustus
Suara Publik

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 di Desa Belo, Soppeng, menggelar Seminar Akhir Program Kerja pada Sabtu (15/8/2026). Kegiatan memaparkan hasil program di bidang teknologi tepat guna, pengembangan potensi desa, pemberdayaan masyarakat, dan digitalisasi. Seminar dilanjutkan ramah tamah serta penyerahan hasil hilirisasi kepada pemerintah desa.

Sri suhernita 18 Agustus
Sanggar Sastra

Meyvira Imanita Alyanti 17 Agustus
Sudut Pandang

Mari merayakan hari kemerdekaan tidak hanya dengan sikap hormat saat bendera dinaikkan, tetapi juga dengan keberanian untuk mengibarkan nalar kritis di beranda pikiran kita. Sebab, bangsa yang benar-benar merdeka lahir dari keberanian warganya untuk berpikir secara merdeka.

Najamuddin Khairur Rijal 17 Agustus
Sudut Pandang

Gagasan Tan dan pertanyaan-pertanyaan yang dilahirkan.

Nashruddin Qawiyurrijal 17 Agustus
Menulis untuk Berdampak

SerambiPikir adalah ruang bagi siapa saja untuk berbagi perspektif, pengetahuan serta pengalaman yang berdampak bagi publik.

Kirim Tulisan →
Serambi Inspirasi

"Pendidikan bukanlah persiapan untuk hidup. Pendidikan adalah hidup itu sendiri."

— John Dewey

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah."

— Pramoedya Ananta Toer

"Membaca adalah jendela dunia, tetapi berpikir adalah pintu menuju kebijaksanaan."

— Nurcholish Madjid

"Ilmu tanpa amal adalah kesia-siaan, amal tanpa ilmu adalah kesesatan."

— Imam Al-Ghazali

"The function of education is to teach one to think intensively and to think critically."

— Martin Luther King Jr

"Demokrasi membutuhkan warga yang berpikir, bukan sekadar yang berbicara."

— Mohammad Hatta

"Gagasan yang baik tidak lahir dari kebisingan, tetapi dari keberanian untuk berpikir."

— Tan Malaka

"Membaca selamatkanmu dari kebodohan. Berdiskusi membawamu berpikir panjang. Menulis jalan menuju keabadian."

— Nashruddin Qawiyurrijal
Ketikkan keyword yang ingin Anda telusuri.