Berkas: Sudut Pandang

Menyampaikan gagasan melalui opini, esai, dan analisis atas berbagai isu publik. Kata kunci utama untuk orientasi rubrik ini adalah "menyampaikan gagasan atas suatu isu."

Sudut Pandang

Sebulan hidup bersama asap karhutla di Banjarbaru, ibu kota Kalimantan Selatan.

Muhammad Adil Arnady 07 September
Sudut Pandang

Refleksi teoretis tentang kepercayaan, toleransi sosial, dan respons komunitas

Muhammad Adil Arnady 05 September
Sudut Pandang

Tantangan literasi Indonesia tidak cukup dijawab dengan mempertentangkan penghafalan dan pemahaman. Keduanya harus ditempatkan secara proporsional dalam proses ajar-mengajar.

Gilbeth Pramana Saputra 04 September
Sudut Pandang

Pekerjaan dalam ekosistem Grab bukan hanya sumber pendapatan, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran masyarakat di era digital. Melalui pengalaman kerja, individu berpeluang mengembangkan literasi digital, komunikasi, manajemen waktu, pemecahan masalah, dan kemampuan beradaptasi. Namun, manfaat pembelajaran tersebut tidak otomatis atau merata sehingga perlu didukung pendidikan berkelanjutan

Asrinan, S.Pd., M.Pd 29 Agustus
Sudut Pandang

Apa jadinya jika sebuah perkara serius dilihat dengan humor, ironi, dan sedikit kenakalan ala Mahbub Djunaidi?

Nashruddin Qawiyurrijal 27 Agustus
Sudut Pandang

Pendidikan Jasmani yang inklusif memberi setiap peserta didik kesempatan yang setara untuk belajar dan berkembang sesuai kemampuan serta kebutuhannya. Melalui pembelajaran yang fleksibel, Pendidikan Jasmani menjadi ruang yang adil, bermakna, dan menghargai keberagaman.

Andi Baso Husain 27 Agustus
Sudut Pandang

Esai ini menganalisis program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat dari kacamata ekonomi-politik. Melalui teori reproduksi sosial dan aparatus ideologis negara, tulisan ini mengkritik kebijakan populis tersebut bukan sekadar filantropi negara, melainkan instrumen struktural untuk merawat stamina biologis serta kedisiplinan calon tenaga kerja demi keberlangsungan industri.

Bagas Wisnu Syammulya 23 Agustus
Sudut Pandang

Dari perspektif pendidikan masyarakat, tulisan ini mengkritik tata kelola lahan, dampak asap pada sekolah, dan lemahnya pelibatan warga dalam membangun pencegahan, kesadaran ekologis, serta perubahan sosial yang adil dan berkelanjutan bagi masyarakat lokal secara bermartabat.

A. Hasdiansyah 22 Agustus
Sudut Pandang

Kegiatan ini memperkenalkan pemanfaatan propolis sebagai produk bernilai tambah sekaligus memperkuat keterampilan masyarakat. Program tahun kedua selanjutnya diarahkan pada pengelolaan koloni, tanaman pakan, branding, kelembagaan, usaha kolektif, serta monitoring untuk mendukung ekonomi lokal secara berkelanjutan

Andi Gita Maulidyah Indraswari 21 Agustus
Sudut Pandang

Mari merayakan hari kemerdekaan tidak hanya dengan sikap hormat saat bendera dinaikkan, tetapi juga dengan keberanian untuk mengibarkan nalar kritis di beranda pikiran kita. Sebab, bangsa yang benar-benar merdeka lahir dari keberanian warganya untuk berpikir secara merdeka.

Najamuddin Khairur Rijal 17 Agustus
Sudut Pandang

Gagasan Tan dan pertanyaan-pertanyaan yang dilahirkan.

Nashruddin Qawiyurrijal 17 Agustus
Sudut Pandang

Memang ada baiknya kita coba menepi sejenak dari kesibukan rutinitas hidup untuk merenung: untuk apa kita hidup dalam dunia ini? Mengapa keseharian hidup kita harus bermakna? Jika kita bisa menjawab pertanyaan ini. Kita sudah maju 2 langkah mengapa kita harus dan bertahan hidup dalam dunia.

Gilbeth Pramana Saputra 12 Agustus
Menulis untuk Berdampak

SerambiPikir adalah ruang bagi siapa saja untuk berbagi perspektif, pengetahuan serta pengalaman yang berdampak bagi publik.

Kirim Tulisan →
Serambi Inspirasi

"Pendidikan bukanlah persiapan untuk hidup. Pendidikan adalah hidup itu sendiri."

— John Dewey

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah."

— Pramoedya Ananta Toer

"Membaca adalah jendela dunia, tetapi berpikir adalah pintu menuju kebijaksanaan."

— Nurcholish Madjid

"Ilmu tanpa amal adalah kesia-siaan, amal tanpa ilmu adalah kesesatan."

— Imam Al-Ghazali

"The function of education is to teach one to think intensively and to think critically."

— Martin Luther King Jr

"Demokrasi membutuhkan warga yang berpikir, bukan sekadar yang berbicara."

— Mohammad Hatta

"Gagasan yang baik tidak lahir dari kebisingan, tetapi dari keberanian untuk berpikir."

— Tan Malaka

"Membaca selamatkanmu dari kebodohan. Berdiskusi membawamu berpikir panjang. Menulis jalan menuju keabadian."

— Nashruddin Qawiyurrijal
Ketikkan keyword yang ingin Anda telusuri.